Senin, 18 April 2011

DAJJAL


DAJJAL

Dajjal artinya pemfitnah.
Kalau kita suka memfitnah, kita juga termasuk dajjal. Hanya karena sok tahu
dan dengki terhadap sesuatu kita bisa menyebarkan fitnah ke mana-mana, padahal kita tidak pernah tahu keadaan
sesungguhnya, dan hanya menebak-nebak
saja, dan menghubung-hubungkan tebakan/prasangka itu dengan hal - hal
lainnya, sehingga kita mudah untuk menyebarkan prasangka itu ke mana -
mana, dan jadilah fitnah.

Selama ini kita mudah berprasangka buruk
terhadap sesuatu karena kita memiliki sifat
dengki dan sifat picik yang terdapat dalam
jiwa kita, sehingga kita mudah menyimpulkan serta mudah menilai sesuatu yang belum pernah kita teliti,
kalau melakukan penelitian pun sudah
memiliki prasangka dulu sehingga hasil
penelitiannya tidak akan murni, di sebabkan kita tersugesti oleh prasangka
kita sendiri.

Sering orang berprasangka buruk terhadap
sesuatu, padahal di lihat kenyataannya
sesuatu itu tidak pernah merugikannya
dan juga tidak pernah berbuat kejahatan
terhadap sesuatu.

Saya pernah mendengarkan salah satu khotbah jum'at di salah satu masjid,
sang ustad mengatakan bahwa menurut
orang Hindu surga mereka ada di India,
padahal tidak ada ajaran Hindu yang pernah mengatakan bahwa surga mereka ada di India, tapi mengajarkan bahwa
nirwana/surga tidak ada yang dapat mengetahuinya. Sang ustad itu hanya
mendengar selintingan bahasa metafora
dari orang India yang berkata bahwa India
adalah surga mereka. Padahal itu hanyalah
bahasa kiasan, bukan maksud yang sesungguhnya, sama seperti orang Indonesia dan negara asia lainnya yang
mengatakan tanah air mereka adalah surga, dan memberikan kiasan lainnya
seperti sungai dari madu, kolamnya kolam
susu, tongkat jadi tanaman,dsb.
Ketika sang ustad itu mendengar kata kiasan itu, ialangsung menyimpulokan
nya dengan salah karena sudah berprasangka buruk dahulu. Dan ia sudah
tersugesti oleh prasangka serta kesimpulan
nya itu, sehingga dalam ceramahnya di
masjid - masjid ketika khotbah tentang
hari akhir sering hasil prasangkanya
dan juga hasil kesimpulannya itu selalu
di bicarakannya saat khotbah, jadilah ia
sudah melakukan fitnah di mana-mana,
karena ketika khotbah ia menjelek-jelekan
dengan prasangkanya itu.

Beberapa orang dari berbagai agama memang sering sok tahu tentang agama
lain, padahal mereka sama sekali belum
pernah mempelajari kitab sucinya dan
juga ajarannya, kalau mempelajarinya pun
kadang sudah berprasangka dahulu dan
kadang hanya untuk mencari kelemahannya saja sehingga salah tafsir.

Padahal kalau kita mencari keburukan atau
kelemahan dari ayat - ayat Tuhan yang
ada di kitab suci manapun itu berarti kita
adalah setan, karena hanya setanlah yang
suka mencari kelemahan, keburukan dari
ayat-ayat Tuhan dan juga untuk menghina
ayat-ayat itu.

Ayat-ayat Tuhan yang ada di semua agama
itu suci, dan di peruntukan bagi siapa saja
dan apa saja yang mau mempelajarinnya.





Menurut hadist memfitnah lebih kejam

daripada membunuh. Itu artinya dosa fitnah lebih besar dari membunuh, satu
kali memfitnah sama dengan satu kali
membunuh, kalau kita sering memfitnah
mungkin dosa kita sama dengan melakukan pembunuhan ke banyak orang.


Fitnah dapat di lakukan secara sengaja,
karena dengki, karena sok tahu, karena
hanya berprasangka, dan lainnya.
Fitnah juga ada yang menggunakan sihir
agar orang lain terkena fitnah.

Menurut salah satu hadist salah satu tanda
akhir zaman adalah akan bermunculan dajjal dimana-mana. Dajjal artinya fitnah,
kalau di masyarakat baqnyak orang suka
memfitnah, entah dengan sengaja atau
hanya berprasangka buruk atau sok tahu
maka itu berati termasuk tanda akhir zaman.


Beberapa kelompok menghubung-hubungkan lambang - lambang tertentu
seperti piramid sebagai lambang dajjal,
sehingga kalau ada instansi - instansi tertentu menggunakan lambang itu sering
di hubung - hubungkan dengan dajjal.
Padahal beberapa instansi menggunakan-
nya sebagai logo karena hanya menyukai
gambar itu, ada juga yang mempergunakannya karena unsur kepercayaan tertentu seperti primbon, fengshui, dll.

Orang yang memiliki mukjizat - mukjizat
tertentu juga kadang - kadang di hubung-
hubungkan dengan dajjal, padahal para
wali Allah juga banyak yang memiliki
mukjizat.
Kalau yang di tuduhkan kelompok - kelompok itu terbukti tidak benar berarti
kelompok itu lah yang menjadi dajjal nya
karena dajjal artinya pemfitnah.

Mukjizat ada dan di alami oleh semua agama tanpa terkecuali dan terjadi di setiap zaman, jadi bukan agama - agama
tertentu saja yang memiliki mukjizat.

Piramid adalah bangunan pusaka di Mesir,
itulah sebabnya beberapa instansi di barat
sering menjadikan piramid sebagai logo,
seperti candi dan juga monumen lainnya.

Beberapa kelompok sering mengada-ada
tentang beberapa hal yang di hubungkan dengan dajjal tanpa dalil yang kuat.
Yang jelas siapa yang menyebarkan fitnah
apa pun alasannya berarti ia sudah termasuk dajjal.


Sifat itu saling tarik menarik dan membuat
cocok satu sama lainnya contoh : orang yang alim biasanya lebih suka berteman
dengan orang yang sifatnya sama=sama
alim, orang yang gemar berjudi teman - temannya juga sama-sama suka bermain
judi, perhatikan kelompok teman di sekitar
anda... kita akan menemukan ada kesamaan sifat tertentu, entah mencolok
atau tidak, sifat - sifat yang sama tersebut
membuat mereka saling cocok dan menjadikan mereka teman yang akrab.

Kalau anda sering menfitnah walau pun
hanya karena berprasangka atau karena
sok tahu, maka anda memiliki kesamaan
sifat dengan dajjal yaitu suka memfitnah.

Kesamaan sifat inilah yang akan membuat
anda cocok dengan dajjal, sehingga kalau
anda hidup sezaman dengan dajjal maka
dapat di pastikan anda akan mudah menjadi salah satu pengikut dan teman
akrab dajjal itu karena kalian memiliki
sifat yang sama.


Jangan mudah menyimpulkan, apalagi kalau itu cuma hasil prasangka yang belum
tentu, karena hasil kesimpulan kita dapat
menjadi sumber fitnah bagi sesuatu yang
lain.
Jangan tersugesti oleh prasangka kita sendiri karena itu bisa menyebabkan
fitnah.
Jangan sok tahu, karena banyak orang
memfitnah modalnya hanya dari sok tahu,
mereka mudah tersugesti oleh pikiran
mereka sendiri yang sok tahu dan mudah
berprasangka itu.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar